Sabtu, 07 Mei 2016

KERETAKAN RUMAH TANGGA

KERETAKAN RUMAH TANGGA

Retaknya rumah tangga ada beberapa farto , namun faktor keretakan rumah tangga di bawah ini , belum seutuhnya alasan-alasan terjadinya keretakab rumah tangga.



Suka mengkritik satu sama lain
Anda atau pasangan tergolong orang yang egois? Apakah kalian terlalu gengsi untuk minta maaf ketika salah? Jika ya, hal itu lambat-laun akan membunuh keharmonisan dalam pernikahan kalian. Bahkan masalah sepele sekalipun bisa menjadi sesuatu yang rumit untuk dipecahkan, karena kalian tidak ada yang mau mengalah.
Ragu padanya
Anda masih menaruh curiga pada pasangan Anda? Anda tidak sepenuhnya percaya padanya? Jika ya, kenapa Anda mau menikahinya? Sebab, suatu pernikahan juga dibangun di atas rasa saling percaya. Jadi, berhentilah mencurigai pasangan Anda, karena itu akan membuatnya merasa tidak nyaman.
Tidak intim lagi
Intim bukan hanya tentang seks, tetapi juga tentang hal-hal manis seperti kecupan singkat di dahi, saling memberi kejutan dan sikap sayang yang Anda tunjukkan padanya. Namun, seks juga menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan, sebab ketidakpuasan seks bisa memicu keretakan rumah tangga.
Mengabaikan masalah
Berusaha mengalihkan perhatian dari masalah pernikahan hanya akan membuat itu jadi semakin rumit. Ketidakmauan Anda untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga juga menjadi tanda bahwa Anda atau dia tidak lagi mencintai satu sama lain.
Orang tua ikut campur
Berhentilah merengek pada orang tua dan selesaikan masalah kalian sendiri. Campur tangan orang tua hanya akan membuat masalah jadi semakin rumit dan itu malah akan memperburuk masalah dalam pernikahan Anda. Jika orang tua terkesan selalu ingin ikut campur dalam pernikahan Anda, jelaskan pada mereka bahwa Anda dan pasangan memiliki hak untuk menyelesaikan masalah itu berdua. Namun ingat, katakan itu secara baik dan tetaplah bersikap sopan.
- See more at: http://orb.web.id/inilah-6-hal-yang-memicu-keretakan-rumah-tangga.html#sthash.1y90GkIF.dpuf



1. Suka mengkritik satu sama lain
Anda atau pasangan tergolong orang yang egois? Apakah kalian terlalu gengsi untuk minta maaf ketika salah? Jika ya, hal itu lambat-laun akan membunuh keharmonisan dalam pernikahan kalian. Bahkan masalah sepele sekalipun bisa menjadi sesuatu yang rumit untuk dipecahkan, karena kalian tidak ada yang mau mengalah.

2. Ragu padanya
Anda masih menaruh curiga pada pasangan Anda? Anda tidak sepenuhnya percaya padanya? Jika ya, kenapa Anda mau menikahinya? Sebab, suatu pernikahan juga dibangun di atas rasa saling percaya. Jadi, berhentilah mencurigai pasangan Anda, karena itu akan membuatnya merasa tidak nyaman.

2. Tidak intim lagi
Intim bukan hanya tentang seks, tetapi juga tentang hal-hal manis seperti kecupan singkat di dahi, saling memberi kejutan dan sikap sayang yang Anda tunjukkan padanya. Namun, seks juga menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan, sebab ketidakpuasan seks bisa memicu keretakan rumah tangga.

3. Mengabaikan masalah
Berusaha mengalihkan perhatian dari masalah pernikahan hanya akan membuat itu jadi semakin rumit. Ketidakmauan Anda untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga juga menjadi tanda bahwa Anda atau dia tidak lagi mencintai satu sama lain.

4. Orang tua ikut campur
Berhentilah merengek pada orang tua dan selesaikan masalah kalian sendiri. Campur tangan orang tua hanya akan membuat masalah jadi semakin rumit dan itu malah akan memperburuk masalah dalam pernikahan Anda. Jika orang tua terkesan selalu ingin ikut campur dalam pernikahan Anda, jelaskan pada mereka bahwa Anda dan pasangan memiliki hak untuk menyelesaikan masalah itu berdua. Namun ingat, katakan itu secara baik dan tetaplah bersikap sopan. tangga.

Suka mengkritik satu sama lain
Anda atau pasangan tergolong orang yang egois? Apakah kalian terlalu gengsi untuk minta maaf ketika salah? Jika ya, hal itu lambat-laun akan membunuh keharmonisan dalam pernikahan kalian. Bahkan masalah sepele sekalipun bisa menjadi sesuatu yang rumit untuk dipecahkan, karena kalian tidak ada yang mau mengalah.
Ragu padanya
Anda masih menaruh curiga pada pasangan Anda? Anda tidak sepenuhnya percaya padanya? Jika ya, kenapa Anda mau menikahinya? Sebab, suatu pernikahan juga dibangun di atas rasa saling percaya. Jadi, berhentilah mencurigai pasangan Anda, karena itu akan membuatnya merasa tidak nyaman.
Tidak intim lagi
Intim bukan hanya tentang seks, tetapi juga tentang hal-hal manis seperti kecupan singkat di dahi, saling memberi kejutan dan sikap sayang yang Anda tunjukkan padanya. Namun, seks juga menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan, sebab ketidakpuasan seks bisa memicu keretakan rumah tangga.
Mengabaikan masalah
Berusaha mengalihkan perhatian dari masalah pernikahan hanya akan membuat itu jadi semakin rumit. Ketidakmauan Anda untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga juga menjadi tanda bahwa Anda atau dia tidak lagi mencintai satu sama lain.
Orang tua ikut campur
Berhentilah merengek pada orang tua dan selesaikan masalah kalian sendiri. Campur tangan orang tua hanya akan membuat masalah jadi semakin rumit dan itu malah akan memperburuk masalah dalam pernikahan Anda. Jika orang tua terkesan selalu ingin ikut campur dalam pernikahan Anda, jelaskan pada mereka bahwa Anda dan pasangan memiliki hak untuk menyelesaikan masalah itu berdua. Namun ingat, katakan itu secara baik dan tetaplah bersikap sopan.
- See more at: http://orb.web.id/inilah-6-hal-yang-memicu-keretakan-rumah-tangga.html#sthash.1y90GkIF.dpuf

dari hasil keretakan rumkah tangga  yang paling berpengaruh terkena dampaknya adalah seorang anak. anak akan menjadi sasaran orang tua , walau pun secara tak langsung orang tua menyalahnyakan mereka , ada sebagian orang tua yang berusaha mempertahankan rumah tangganya demi anaknya. maka dari itu bagi orang tua , atau bagi para mas-mas/mba-mba yang ingin menikah pikirkanlah baik-baik secara matang apakah yang akan anda lakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar