MAKALAH
" CINTA
TERHADAP ALAM"
Disusunoleh :
Merryta Bintang Sukendar ( 14315144 )
Kelas
: 1TA04
FAKULTAS
TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAAN
JURUSAN S1
TEKNIK SIPIL
MATAKULIAH :
ILMU SOSIAL DASAR
DOSEN : EMILIANSYAH
BANOWO
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015
KATA
PENGANTAR
Puji
dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah
yang berjudul " Cinta Terhadap Alam ". Atas dukungan moral dan
materil yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan
banyak terimakasih kepada
1. Bapak Emiliansyah Banowo sebagai
dosen Ilmu Sosal Dasar, yang memberikan kesempatan pada penulis untuk membuat
makalah ini.
2.
3. Orang tua ku yang selalu mendukungku
dan memberiku nasihat dalam keadaan
apapun.
Penulis
menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan
kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan
makalah ini.
Penulis
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Sumber daya alam
adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam semesta yang dapat dipergunakan
oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bentuknya bisa berwujud barang,
benda, fenomena, suasana, gas/udara, air dan lain sebainya. Alam semesta
diciptakan Tuhan yang Maha Esa dengan segala macam isinya untuk kelangsungan dan
kesejahteraan umat manusia. Alam semesta kaya akan sumber daya alam yang dapat
dipergunakan oleh manusia untuk kesejahteraan hidupnya, baik itu yang sudah
ditemukan maupun yang belum diketemukan. Namun demikian, tidak berarti manusia
tinggal menikmatinya begitu saja, manusia harus berusaha dan berfikir untuk
menemukan dan menggunakan sumber daya alam tersebut untuk kesejahteraan
hidupnya. Oleh karena itu manusia dianugerahi oleh Tuhan yang Maha Kuasa akal
dan pikiran yang dipergunakan untuk mengelola dan memanfaatkan alam semesta
sebaikbaiknya untuk kepentingan seluruh umat manusia.
Cinta Alam Dalam
al-qur’an terdapat penjelasan tentang alam semesta dan berbagai fenomenanya
secara eksplisit tidak kurang dari 750 ayat. Secara
umum ayat-ayat ini memerintahkan manusia untuk memperhatikan, mempelajari dan
meneliti alam semesta. Dalam artian, al-quran bukanlah ensiklopedi kealaman.
Salah satu tujuannya secara eksplisit adalah bagaimana manusia menyadari bahwa
di balik “tirai” alam ini ada zat yang maha besar yaitu Allah SWT.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa
yang di maksud dengan Cinta Alam ?
2.
Bagaimana
cara mencintai alam ?
C.
Tujuan Masalah
Tujuan dari pembahasan kecinta
alam ini adalah untuk menganalisa
tentang kecintaan pada alam.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Cinta Alam
Selama ini para penyuka kegiatan alam bebas
selalu di sebut pecinta alam.Baik itu pendaki,telusur
gua,outbond,survivor,dll.Tapi disini saya akan membicarakan 2 kata yang sangat
sering saya dengar selama ini 2 kata yang sangat simple "cinta" dan
"alam".Kata yang sangat sakral bagi para manusia yang
menyebut dirinya pecinta alam. Karena 2 kata dasar tersebut merupakan suatu
awalan dari kata pecinta alam.
Mari kita lihat definisi dari 2 kata tersebut :
1.Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi
bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap
seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang
dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati,
perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti,
patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
2.Alam ialah seluruh zat dan energi, khususnya dalam bentuk
esensinya. Alam ialah mata pelajaran studi ilmiah. Dalam skala,
"alam" termasuk segala sesuatu darisemesta pada subatom. Ini
termasuk seluruh hal binatang, tanaman, dan mineral; seluruh sumber daya alam dan
peristiwa (hurrikan, tornado, gempa bumi). Juga
termasuk perilaku binatang hidup, dan proses yang dihubungkan dengan benda mati.
B.
Cara Untuk Mencintai Alam Dengan Sederhana
Ada beragam cara untuk
menunjukkan rasa cinta kita kepada lingkungan. Mungkin, banyak diantara kita
merasa bahwa cara untuk menunjukkannya akan sangat sulit, karena harus berbuat
sesuatu yang ‘besar’ agar pengaruhnya semakin terasa. Namun, sadarkah kamu
bahwa sebenarnya hal yang sederhana pun dapat memberikan efek yang luar biasa?
berbagi beberapa tindakan sederhana yang dapat dengan mudah kamu lakukan,
sehingga lingkungan yang selalu melindungi kita ini dapat terus terjaga.
1.
Gunakan Tissue Secukupnya
Pohon adalah bahan
baku kertas dan segala hal yang mirip dengannya, termasuk tissue. Kerusakan
hutan di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, jika satu
orang diperkirakan menggunakan enam lembar tissue dalam sehari, akan ada 2.200
lembar tissue dalam setahun sehingga Indonesia menghasilkan 44 milyar
tissue dalam setahun! Bayangkan saja akan ada berapa banyak pohon yang ditebang
dengan sia-sia. Jika kita dapat menghemat satu lembar tissue saja dalam sehari,
hal tersebut akan membantu mengurangi sampah tissue sebanyak 7 milyar lembar
tissue dalam setahun.
2.
Berkebun di Rumah
Kegiatan
berkebun memiliki banyak manfaat yang diantaranya adalah melatih
kesabaran dan keuletan, menghindarkan diri dari berbagai penyakit
mematikan, dan memberikan suasana ceria sekaligus segar. Mulai saja
berkebun dari pekarangan rumah sendiri, maka tetangga pun akan melihat dan ikut
tergerak. Nantinya akan semakin banyak masyarakat yang ingin berkebun di rumah
masing-masing, karena melihat betapa ceria dan segar kebun yang ada di rumah
kita. Dengan mulai membiasakan diri untuk berkebun di rumah, akan timbul
kesadaran untuk “berkebun“ di lahan yang lebih besar dan menjaganya dengan
sepenuh hati. Sebenarnya, berkebun di rumah merupakan langkah penghijauan di
lingkungan rumah dan bila kebiasaan itu berlanjut, penghijauan skala besar
ataupun menjaga kelestarian lingkungan secara luas pun bukan masalah lagi.
3.
Lebih Baik Tidak Pakai Plastik
Saat Belanja
Plastik
butuh 1.000 tahun untuk terurai dan saat ini, setiap tahunnya ada 300 juta
kantong plastik yang dibuang di Indonesia. Kita harus bisa meminimalisasi hal
ini, tetapi bagaimana caranya? Mari lakukan dengan sederhana. Biasakan untuk
membawa tas lipat kecil dan jadikan itu sebagai pengganti kantong plastik saat
belanja. Saat ini sudah banyak sekali tas-tas kecil dari kain yang dapat dengan
mudah dilipat dan dimasukkan ke tas kita. Bahkan, tas lipat kecil tersebut ada
juga yang terbuat dari bahan daur ulang.
4.
Simpan Dulu Sampahmu
“Buanglah sampah pada tempatnya”
Tentu kamu sering mendengar saran seperti itu, bahkan pada setiap bungkus
makanan dan minuman akan tertera saran tersebut yang seringkali
berbentuk gambar. Bagaimana jika saat sampah butuh untuk dibuang dan di
sekitar kita tidak ada tempat sampah? Penempatan tempat sampah di area publik
masih sangat minim dan hal tersebut membuat para pemilik sampah memilih untuk
membuang sampahnya sembarangan. Sebaiknya, simpan dulu sampah kita dan buanglah
saat menemukan tempat sampah.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Cinta alam berupa rasa memiliki akan alam
sehingga menimbulkan kesadaran untuk menjaga lingkungan agar ekosistem
terpelihara dan terlara serta ia asli bersih dan nyaman .
Dan maka dari pada itu kita wajib menjaga agar ekosistem alam
berjalan seimbang demi keselamatan dan terhindar dari kerusakan .cinta alam
merupakan suatu keniscayaan yang telah terturun bagi semua umat manusia agar
dapat menjaga alam sebaik-baiknya atas ke indahan dan pemandangan
alam
B. Saran
Kita harus bisa menjaga alam dengan baik , karena jika alam
rusak kita juga yang akan memperbaikinya .
REFERENSI
3.
http://learnmine.blogspot.co.id/2014/10/makalah-tentang-lingkungan-hidup.html
