Minggu, 10 April 2016

CINTA TERHADAP ALAM



MAKALAH
" CINTA TERHADAP ALAM"






Disusunoleh :

Merryta Bintang Sukendar  ( 14315144 )


Kelas          :  1TA04






FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAAN
JURUSAN S1 TEKNIK SIPIL
MATAKULIAH : ILMU SOSIAL DASAR
DOSEN : EMILIANSYAH BANOWO




UNIVERSITAS GUNADARMA

2015





KATA PENGANTAR


Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul " Cinta Terhadap Alam ". Atas dukungan moral dan materil yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada

1.      Bapak Emiliansyah Banowo sebagai dosen Ilmu Sosal Dasar, yang memberikan kesempatan pada penulis untuk membuat makalah ini.
2.       
3.      Orang tua ku yang selalu mendukungku dan memberiku nasihat  dalam keadaan apapun.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.



Penulis





BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam semesta yang dapat dipergunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bentuknya bisa berwujud barang, benda, fenomena, suasana, gas/udara, air dan lain sebainya. Alam semesta diciptakan Tuhan yang Maha Esa dengan segala macam isinya untuk kelangsungan dan kesejahteraan umat manusia. Alam semesta kaya akan sumber daya alam yang dapat dipergunakan oleh manusia untuk kesejahteraan hidupnya, baik itu yang sudah ditemukan maupun yang belum diketemukan. Namun demikian, tidak berarti manusia tinggal menikmatinya begitu saja, manusia harus berusaha dan berfikir untuk menemukan dan menggunakan sumber daya alam tersebut untuk kesejahteraan hidupnya. Oleh karena itu manusia dianugerahi oleh Tuhan yang Maha Kuasa akal dan pikiran yang dipergunakan untuk mengelola dan memanfaatkan alam semesta sebaikbaiknya untuk kepentingan seluruh umat manusia.
Cinta Alam Dalam al-qur’an terdapat penjelasan tentang alam semesta dan berbagai fenomenanya secara eksplisit tidak kurang dari 750 ayat. Secara umum ayat-ayat ini memerintahkan manusia untuk memperhatikan, mempelajari dan meneliti alam semesta. Dalam artian, al-quran bukanlah ensiklopedi kealaman. Salah satu tujuannya secara eksplisit adalah bagaimana manusia menyadari bahwa di balik “tirai” alam ini ada zat yang maha besar yaitu Allah SWT.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang di maksud dengan Cinta Alam ?
2.      Bagaimana cara mencintai alam ?

C.    Tujuan Masalah
Tujuan dari pembahasan kecinta alam  ini adalah untuk menganalisa tentang kecintaan pada alam.




BAB II
PEMBAHASAN



A.    Pengertian Cinta Alam

Selama ini para penyuka kegiatan alam bebas selalu di sebut pecinta alam.Baik itu pendaki,telusur gua,outbond,survivor,dll.Tapi disini saya akan membicarakan 2 kata yang sangat sering saya dengar selama ini 2 kata yang sangat simple "cinta" dan "alam".Kata yang sangat sakral bagi para manusia yang   menyebut dirinya pecinta alam. Karena 2 kata dasar tersebut merupakan suatu awalan dari kata pecinta alam.
Mari kita lihat definisi dari 2 kata tersebut :

1.Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
2.Alam ialah seluruh zat dan energi, khususnya dalam bentuk esensinya. Alam ialah mata pelajaran studi ilmiah. Dalam skala, "alam" termasuk segala sesuatu darisemesta pada subatom. Ini termasuk seluruh hal binatang, tanaman, dan mineral; seluruh sumber daya alam dan peristiwa (hurrikantornadogempa bumi). Juga termasuk perilaku binatang hidup, dan proses yang dihubungkan dengan benda mati.

B.   Cara Untuk Mencintai Alam Dengan Sederhana
Ada beragam cara untuk menunjukkan rasa cinta kita kepada lingkungan. Mungkin, banyak diantara kita merasa bahwa cara untuk menunjukkannya akan sangat sulit, karena harus berbuat sesuatu yang ‘besar’ agar pengaruhnya semakin terasa. Namun, sadarkah kamu bahwa sebenarnya hal yang sederhana pun dapat memberikan efek yang luar biasa? berbagi beberapa tindakan sederhana yang dapat dengan mudah kamu lakukan, sehingga lingkungan yang selalu melindungi kita ini dapat terus terjaga.
1.      Gunakan Tissue Secukupnya
Pohon adalah bahan baku kertas dan segala hal yang mirip dengannya, termasuk tissue. Kerusakan hutan di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, jika satu orang diperkirakan menggunakan enam lembar tissue dalam sehari, akan ada 2.200 lembar tissue dalam setahun sehingga Indonesia menghasilkan 44 milyar tissue dalam setahun! Bayangkan saja akan ada berapa banyak pohon yang ditebang dengan sia-sia. Jika kita dapat menghemat satu lembar tissue saja dalam sehari, hal tersebut akan membantu mengurangi sampah tissue sebanyak 7 milyar lembar tissue dalam setahun.
2.      Berkebun di Rumah
Kegiatan berkebun memiliki banyak manfaat yang diantaranya adalah melatih kesabaran dan keuletan, menghindarkan diri dari berbagai penyakit mematikan, dan memberikan suasana ceria sekaligus segar. Mulai saja berkebun dari pekarangan rumah sendiri, maka tetangga pun akan melihat dan ikut tergerak. Nantinya akan semakin banyak masyarakat yang ingin berkebun di rumah masing-masing, karena melihat betapa ceria dan segar kebun yang ada di rumah kita. Dengan mulai membiasakan diri untuk berkebun di rumah, akan timbul kesadaran untuk “berkebun“ di lahan yang lebih besar dan menjaganya dengan sepenuh hati. Sebenarnya, berkebun di rumah merupakan langkah penghijauan di lingkungan rumah dan bila kebiasaan itu berlanjut, penghijauan skala besar ataupun menjaga kelestarian lingkungan secara luas pun bukan masalah lagi.


3.      Lebih Baik Tidak Pakai Plastik Saat Belanja
Plastik butuh 1.000 tahun untuk terurai dan saat ini, setiap tahunnya ada 300 juta kantong plastik yang dibuang di Indonesia. Kita harus bisa meminimalisasi hal ini, tetapi bagaimana caranya? Mari lakukan dengan sederhana. Biasakan untuk membawa tas lipat kecil dan jadikan itu sebagai pengganti kantong plastik saat belanja. Saat ini sudah banyak sekali tas-tas kecil dari kain yang dapat dengan mudah dilipat dan dimasukkan ke tas kita. Bahkan, tas lipat kecil tersebut ada juga yang terbuat dari bahan daur ulang.



4.      Simpan Dulu Sampahmu
“Buanglah sampah pada tempatnya” Tentu kamu sering mendengar saran seperti itu, bahkan pada setiap bungkus makanan dan minuman akan tertera saran tersebut yang seringkali berbentuk gambar. Bagaimana jika saat sampah butuh untuk dibuang dan di sekitar kita tidak ada tempat sampah? Penempatan tempat sampah di area publik masih sangat minim dan hal tersebut membuat para pemilik sampah memilih untuk membuang sampahnya sembarangan. Sebaiknya, simpan dulu sampah kita dan buanglah saat menemukan tempat sampah.

















BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan
Cinta alam berupa rasa memiliki akan alam sehingga menimbulkan kesadaran untuk menjaga lingkungan agar ekosistem terpelihara dan terlara  serta ia asli bersih dan nyaman .
Dan maka dari pada itu kita wajib menjaga agar ekosistem alam berjalan seimbang demi keselamatan dan terhindar dari kerusakan .cinta alam merupakan suatu keniscayaan yang telah terturun bagi semua umat manusia agar dapat menjaga alam sebaik-baiknya atas ke indahan  dan pemandangan alam
 

B.     Saran
Kita harus bisa menjaga alam dengan baik , karena jika alam rusak kita juga yang akan memperbaikinya .



REFERENSI


3.      http://learnmine.blogspot.co.id/2014/10/makalah-tentang-lingkungan-hidup.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar