Kamis, 06 Oktober 2016
Perbandingan Sistem Kepemerintahan Indonesia Dan Negara Lain
TUGAS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Merryta Bintang Sukendar ( 14315144)
2TA03
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
JURUSAN TEKNIK SIPIL
MATAKULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
DOSEN IBU INTAN RACHMAWATI
2016/2017
Tugas 1
SISTEM PEMERINTAHAN
BRAZIL
Brazil adalah sebuah negara terbesar yang terletak di
benua Amerika Selatan. Sebagai negara bekas jajahan Portugal, Brazil banyak
mengadopsi budaya serta karakter dari negara Portugal, termasuk bahasa resmi
nasional Brazil juga menggunakan Bahasa Portugis walaupun negara-negara di
sekitar Brazil menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa resminya.
Nama Brazil sendiri berasal dari nama sebuah kayu
lokal yang hanya tumbuh di negara itu, yaitu Kayu Brasil. Sebagai negara yang
berpenduduk paling banyak di wilayah Amerika Selatan, Brazil juga terkenal
sebagai penghasil kopi terbesar di dunia.
Mengenai sistem pemerintahan di Brazil, saat ini Brazil menganut sistem
pemerintahan Republik. Sebuah sistem pemerintahan yang sama seperti Sistem
pemerintahan di Indonesia. Walaupun sebenarnya setelah mendapat kemerdekaan
dari Portugis pada 7 September 1822 Brazil telah menganut sistem pemerintahan
monarki, sebuah sistem pemerintahan yang berdasarkan sistem pemerintahan
kerajaan.
Karena menganut sistem pemerintahan Republik, maka
kepala pemerintahan dan kepala negara ada di tangan Presiden. Berbeda dengan
Indonesia yang masa jabatan presiden selama 5th dalam satu periode, di Brazil
masa jabatan presiden hanya selama 4th dalam satu periode pemerintahan.
Sistem
Pemerintahan Presidensial
Sistem ini atau disebut juga dengan sistem
kongresional, merupakan sistem pemerintahan negara republik di mana kekuasan eksekutif
dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif. Dalam sistem
ini, presiden memiliki posisi yang relatif kuat dan tidak dapat dijatuhkan
karena rendah subjektif seperti rendahnya dukungan politik. Namun masih ada
mekanisme untuk mengontrol presiden. Jika presiden melakukan pelanggaran
konstitusi, pengkhianatan terhadap negara, dan terlibat masalah kriminal, ,
posisi presiden bisa dijatuhkan. Bila ia diberhentikan karena
pelanggaran-pelanggaran tertentu, biasanya seorang wakil presiden akan
menggantikan posisinya.
Dalam ini, kedudukan eksekutif tak tergantung pada
badan perwakilan rakyat. Dasar hukum dari kekuasaan eksekutif dikembalikan
kepada pemilihan rakyat. Para menteri bertanggung jawab pada presiden dan tidak
bertanggung jawab kepada parlemen, serta tidak dapat diberhentikan oleh
parlemen. Pelaksanaan kekuasaan kehakiman menjadi tanggung jawab
Supreme Court (Mahkamah Agung), dan kekuasaan legislatif berada di tangan DPR
atau Kongres (Senat dan Parlemen di Amerika). Dalam Praktiknya, sistem
presidensial menerapkan teori Trias Politika Montesquieu secara murni melalui
pemisahan kekuasaan (Separation of Power). Contohnya adalah Amerika dengan Chek
and Balance. Sedangkan yang diterapkan di Indonesia adalah pembagian kekuasaan
(Distribution of Power).
Jadi yang merupakan sistem kepemerintahan republik
adalah
Nama Negara : Brasil
Sistem Pemerintahan : Presidensial
Bentuk Negara : Federasi
Bentuk Pemerintahan : Republik Federal
Pelaksanaan Pemerintahan : Presiden memegang kekuasaan eksekutif
yang besar seperti menunjuk cabinet dan sebagai kepala Negara serta
pemerintahan. Presiden dan wakil presiden dipilih bersamaan dalam pemilu 4
tahun sekali. Kongres nasionalnya (Congresso Nasional) adalah sebuah badan
bicameral yang terdiri atas senat federal (Senado Federal) dan Cậmara dos
Deputados yang terdiri atas 81 dan 513 kursi dengan masa jabatan yang berbeda.
Tugas 2
SISTEM PEMERINTAHAN
NEGARA JEPANG
Jepang merupakan negara yang cukup besar dikawasan asia.
Negar ini sudah termasuk negara maju yang memiliki kecanggihan teknologi yang
telah diakui oleh duni, untuk itu pantas saja jika jepang merupakan salah satu
negara yang cukup disegani oleh negara lain disekitarnya. Pada abad ke 7
sebelum masehi jepang sudah resmi dibentuk atau didirikan oleh seorang kaisar
yaitu Kaisar Jimmu, yang merupakan negara kepulauan. Saat ini dijepang terdapat
sebanyak 47 pemerintahan tingkat provinsi, dan kurang lebih 3300 pemerintahan
tingkat daerah bawah. Dijepang pemilihan kepala pemerintah dipilih oleh warga
atau rakyat melalui pemilihan seperti halnya pemilu jika diindonesia. Sehingga
nantinya didapatkan peminpin daerah yang sesuai dengan kesepakatan pilihan
rakyat yang akan dipinpin olehnya.
Jepang menganut
sistem negara monarki
konstitusional yang sangat membatasi kekuasaan Kaisar Jepang.
Sebagai kepala negara seremonial, kedudukan Kaisar Jepang diatur dalam konstitusi sebagai
"simbol negara dan pemersatu rakyat". Kekuasaan pemerintah berada di
tangan Perdana Menteri
Jepang dan anggota terpilih Parlemen Jepang, sementara
kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat Jepang. Kaisar
Jepang bertindak sebagai kepala negara dalam urusan
diplomatik.
Parlemen Jepang adalah parlemen dua kamar
yang dibentuk mengikuti sistem Inggris. Parlemen Jepang terdiri dari Majelis Rendah danMajelis Tinggi.
Majelis Rendah Jepang terdiri dari 480 anggota dewan. Anggota majelis rendah
dipilih secara langsung oleh rakyat setiap 4 tahun sekali atau setelah majelis
rendah dibubarkan. Majelis Tinggi Jepang terdiri dari 242 anggota dewan yang
memiliki masa jabatan 6 tahun, dan dipilih langsung oleh rakyat. Warganegara
Jepang berusia 20 tahun ke atas memiliki hak untuk memilih.
Kabinet Jepang
beranggotakan Perdana Menteri dan
para menteri. Perdana Menteri adalah salah seorang anggota parlemen dari partai
mayoritas di Majelis Rendah. Partai
Demokrat Liberal (LDP) berkuasa di Jepang sejak 1955,
kecuali pada tahun 1993. Pada tahun itu terbentuk pemerintahan
koalisi yang hanya berumur singkat dengan partai oposisi.
Partai oposisi terbesar di Jepang adalah Partai
Demokratik Jepang.
Perdana Menteri
Jepang adalah kepala
pemerintahan. Perdana Menteri diangkat melalui pemilihan di antara
anggota Parlemen. Bila Majelis Rendah dan Majelis Tinggi masing-masing
memiliki calon perdana menteri, maka calon dari Majelis Rendah yang diutamakan.
Pada praktiknya, perdana menteri berasal dari partai mayoritas di parlemen.
Menteri-menteri kabinet diangkat oleh Perdana Menteri. Kaisar Jepang mengangkat
Perdana Menteri berdasarkan keputusan Parlemen Jepang[, dan memberi persetujuan
atas pengangkatan menteri-menteri kabinet. Perdana Menteri memerlukan dukungan
dan kepercayaan dari anggota Majelis Rendah untuk bertahan sebagai Perdana
Menteri.
BENTUK PARLEMEN JEPANG
BENTUK PARLEMEN JEPANG
Kokkai (国会)
adalah nama parlemen Jepang. Parlemen Jepang
terdiri dari dua majelis:Majelis Rendah Jepang (衆議院 shūgi'in)
dan Majelis Tinggi Jepang (参議院 sangi'in).
Kedua majelis dipilih secara langsung melalui sistem pemilihan paralel. Di
samping memutuskan undang-undang, Kokkai bertanggung jawab memilih Perdana Menteri
Jepang.
Menurut Konstitusi
Jepang, Kokkai adalah "aparatur kekuasaan negara
tertinggi" dan "satu-satunya aparatur negara yang menciptakan
undang-undang" di Jepang. Selain undang-undang, anggota parlemen juga
bertugas dalam menyetujui anggaran negara dan meratifikasi perjanjian negara.
Jumlah anggota
tidak ditetapkan. Majelis Rendah mempunyai 480 anggota (sejak tahun1996) yang bertugas selama empat tahun. Meskipun
begitu, majelis ini dapat dibubarkan kapanpun juga jika sang perdana menteri
memutuskan untuk mengadakan pemilu sebelum
berakhirnya masa tugas. Majelis Tinggi mempunyai 242 anggota yang bertugas
selama enam tahun. Keanggotaan parlemen terbuka kepada warga Jepang yang
berusia sekurangnya 25 tahun (untuk Majelis Rendah) dan 30 tahun (untuk Majelis
Tinggi).
Jadi yang merupakan sistem kepemerintahanMonarki
adalah
Nama Negara :
Jepang
Sistem Pemerintahan : Parlementer
Bentuk Negara : Kesatuan
Bentuk Pemerintahan : Konstitusi Kerajaan
Pelaksanaan Pemerintahan : Parlemen è Jepang menganut
sistem negara monarki
konstitusional yang sangat membatasi kekuasaan Kaisar Jepang.
Sebagai kepala negara seremonial, kedudukan Kaisar Jepang diatur dalam konstitusi sebagai
"simbol negara dan pemersatu rakyat". Kekuasaan pemerintah berada di
tangan Perdana Menteri
Jepang dan anggota terpilih Parlemen Jepang, sementara
kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat Jepang. Kaisar Jepang
bertindak sebagai kepala negara dalam urusan
diplomatik.
Parlemen Jepang adalah parlemen dua kamar yang
dibentuk mengikuti sistem Inggris. Parlemen Jepang terdiri dari Majelis Rendah dan Majelis Tinggi.
Majelis Rendah Jepang terdiri dari 480 anggota dewan. Anggota majelis rendah
dipilih secara langsung oleh rakyat setiap 4 tahun sekali atau setelah majelis
rendah dibubarkan. Majelis Tinggi Jepang terdiri dari 242 anggota dewan yang
memiliki masa jabatan 6 tahun, dan dipilih langsung oleh rakyat. Warganegara
Jepang berusia 20 tahun ke atas memiliki hak untuk memilih.
Kabinet Jepang
beranggotakan Perdana Menteri dan
para menteri. Perdana Menteri adalah salah seorang anggota parlemen dari partai
mayoritas di Majelis Rendah. Partai
Demokrat Liberal (LDP) berkuasa di Jepang sejak 1955, kecuali
pada tahun 1993. Pada tahun itu terbentuk pemerintahan
koalisi yang hanya berumur singkat dengan partai oposisi. Partai
oposisi terbesar di Jepang adalah Partai
Demokratik Jepang.
Perdana Menteri
Jepang adalah kepala
pemerintahan. Perdana Menteri diangkat melalui pemilihan di antara
anggota Parlemen. Bila Majelis Rendah dan Majelis Tinggi masing-masing memiliki
calon perdana menteri, maka calon dari Majelis Rendah yang diutamakan. Pada
praktiknya, perdana menteri berasal dari partai mayoritas di parlemen.
Menteri-menteri kabinet diangkat oleh Perdana Menteri. Kaisar Jepang mengangkat
Perdana Menteri berdasarkan keputusan Parlemen Jepang, dan memberi persetujuan
atas pengangkatan menteri-menteri kabinet.
Perdana Menteri memerlukan dukungan dan kepercayaan dari anggota Majelis
Rendah untuk bertahan sebagai Perdana Menteri.
DAFTAR PUSTAKA
Sabtu, 18 Juni 2016
HARAPAN
Harapan , manusia pasti punya harapan dalam kehidupannya . entah berharap sesuatu yang baik atau pun jajhat , namun , orang biasanya berharap yang terbaik untuk dirinya dan orang lain . harapan itu tu kepercayaan .
seseorang percaya bahwa dirinya akan menjadi orang berhasil dan sukses dimasa depan . namuin jika harapan tersebut hanya di h menjadi harapan dan tidak ada kerja keras harapan tersebut hanyalah angan-angan saja. selain dengan kerja keras , agar harapan terwujud harus di imbangi dengan berdoa agar harapan tersebut dapat terwujud.
seseorang percaya bahwa dirinya akan menjadi orang berhasil dan sukses dimasa depan . namuin jika harapan tersebut hanya di h menjadi harapan dan tidak ada kerja keras harapan tersebut hanyalah angan-angan saja. selain dengan kerja keras , agar harapan terwujud harus di imbangi dengan berdoa agar harapan tersebut dapat terwujud.
Minggu, 12 Juni 2016
Tugas ISD ' Manusia Dan Harapan '
MAKALAH
" MANUSIA
DAN HARAPAN "
Disusun oleh :
Merryta Bintang Sukendar ( 14315144 )
Kelas
: 1TA04
FAKULTAS
TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAAN
JURUSAN S1
TEKNIK SIPIL
MATAKULIAH :
ILMU SOSIAL DASAR
DOSEN :
EMILIANSYAH BANOWO
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016
KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah
yang bertema “ manusia dan harapan “ dukungan moral dan materil yang diberikan
dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terimakasih
kepada
1.
Bapak Emiliansyah Banowo sebagai
dosen Ilmu Sosal Dasar, yang memberikan kesempatan pada penulis untuk membuat
makalah ini.
2. Orang tua ku yang selalu mendukungku dan memberiku
nasihat dalam keadaan apapun.
Penulis
menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan
kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan
makalah ini.
Penulis
BAB I
PEMBAHASAN
A.
Latar Belakang
Harapan, setiap manusia pasti memiliki harapan untuk
kehidupannya, harapan-harapan yang baik pastinya. Manusia yang
tidak memiliki harapan dalam hidupnya adalah manusia yang memiliki sifat
pesimistis, gampang putus asa, dan mudah menyerah. Tidaklah baik memiliki sifat
seperti itu. Sekecil apapun harapan yang ada kita haruslah percaya pada harapan
tersebut, karena itulah yang memberikan semangat pada kita untuk dapat terus
berlanjut pada apa yang ingin kita raih.
B.
Tujuan
Tujuan
utama penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas ilmu budaya dasar.
Selain itu saya juga ingin menambah wawasan serta memberikan informasi bagi
masyarakat umum yang membacanya. Diharapkan dengan membacanya, masyarakat
peduli terhadap keadilan dan mengutamakan kepentingan bersama.
C. Rumusan Masalah
1.
Apa yang di
maksud dengan harapan
2.
Apa Sebab
Manusia Mempunyai Harapan
3.
Apa yang di
makskud dengan Kepercayaan
BAB II
ISI
A.
Pengertian Harapan
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi,
sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang
dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan. Setiap
manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati
dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya
berupa pesan – pesan kepada ahli warisnya.Harapan tersebut tergantung pada
pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing – masing.
Misalnya, Budi hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan
untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan terkadang
akan berakibat menjadi tertawaan orang banyak seperti pribahasa “Si pungguk
merindukan bulan”, walaupun tidak ada yang tidak mungkin didunia ini bila Tuhan
berkehandak. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri
sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan dapat
terwujud, maka diperlukan usaha dengan sungguh – sungguh, berdoa dan pada
akhirnya bertawakal agar harapan itu dapat terwujud.
B.
Sebab Manusia Mempunyai Harapan
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia
langsung disambut dalam suatu interaksi hidup, yakni ditengah suatu keluarga
atau sebagai anggota masyarakat. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari
interaksi hidup. Ditengah – tengah yang lainnya, seseorang dapat hidup dan
berkembang baik fisik / jasmani maupun mental / spiritualnya. Ada dua hal yang
mendorong orang hidup berinteraksi dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat
dan dorongan kebutuhan hidup.
1. Dorongan kodrat, ialah sifat, keadaan atau pembawaan
alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan
oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata,
mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk
itu semua.
2. Dorongan kebutuhan hidup, sudah kodratnya bahwa
manusia mempunyai bermacam – macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada
garis besarnya dapat dibedakan atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
C.
Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan
kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau
keyakinan akan kebenaran. maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan
itu adalah kebenaran. Ada jenis pengetahuan yang dimilik seseorang, bukan
karena merupakan hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang
lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan
karma orang lain itu dapat dipercaya. Yang diselidiki bukan lagi masalahnya,
melainkan orang yang memberitahukan itu dapat dipercaya atau tidak. Pengetahuan
yang diterima dari orang lain atas kewibawaannya itu disebut kepercayaan. Makin
besar kewibawaan yang memberitahu mengenai pengetahuan itu makin besar
kepercayaan.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Harapan berasal dan kata harap yang berarti
keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang
diinginkan dapat terjadi. Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan
mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya
perlu setinggi bintang. Harapan bukan hanya terucap dari mulut saja melain dan
dengan usaha dan doa, tanpa usaha dan doa pasti harapan terbuang dengan
sia-sia. Harapan juga, harus dibarengi oleh rasa optimis karena optimis adalah
factor mengharapkan sesuatu yang terbaik dari situasi tertentu.
REFERENSI
1.
http://saifulanwarbn.blogspot.co.id/2015/01/tugas-ilmu-budaya-dasar-BAB11.html
2.
https://sugiartiika.wordpress.com/2013/11/25/67/
3.
http://bellawardani.blogspot.co.id/2012/10/manusia-dan-harapan.html
4.
https://harun37.wordpress.com/2010/10/21/manusia-dan-harapan-kelompok/
Langganan:
Postingan (Atom)

