Sabtu, 18 Juni 2016

HARAPAN

Harapan , manusia pasti punya harapan dalam kehidupannya .  entah berharap sesuatu yang baik atau pun jajhat , namun , orang biasanya berharap yang terbaik untuk dirinya dan orang lain . harapan itu tu kepercayaan .

seseorang percaya bahwa dirinya akan menjadi orang berhasil dan sukses dimasa depan . namuin jika harapan tersebut hanya di h menjadi harapan dan tidak ada kerja keras harapan tersebut hanyalah angan-angan saja. selain dengan kerja keras , agar harapan terwujud harus di imbangi dengan berdoa agar harapan tersebut dapat terwujud.

Minggu, 12 Juni 2016

Tugas ISD ' Manusia Dan Harapan '



MAKALAH
" MANUSIA DAN HARAPAN "









Disusun oleh :

Merryta Bintang Sukendar  ( 14315144 )


Kelas          :  1TA04






FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAAN
JURUSAN S1 TEKNIK SIPIL
MATAKULIAH : ILMU SOSIAL DASAR
DOSEN : EMILIANSYAH BANOWO




UNIVERSITAS GUNADARMA

2016







KATA PENGANTAR

 



Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang bertema “ manusia dan harapan “ dukungan moral dan materil yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada

1.      Bapak Emiliansyah Banowo sebagai dosen Ilmu Sosal Dasar, yang memberikan kesempatan pada penulis untuk membuat makalah ini.

2.      Orang tua ku yang selalu mendukungku dan memberiku nasihat  dalam keadaan apapun.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.











Penulis 
 
 
 
 
 
 
 
BAB I
PEMBAHASAN
A.    Latar Belakang
Harapan, setiap manusia pasti memiliki harapan untuk kehidupannya, harapan-harapan yang baik pastinya. Manusia yang tidak   memiliki harapan dalam hidupnya adalah manusia yang memiliki sifat pesimistis, gampang putus asa, dan mudah menyerah. Tidaklah baik memiliki sifat seperti itu. Sekecil apapun harapan yang ada kita haruslah percaya pada harapan tersebut, karena itulah yang memberikan semangat pada kita untuk dapat terus berlanjut pada apa yang ingin kita raih.

B.     Tujuan
Tujuan utama penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas ilmu budaya dasar. Selain itu saya juga ingin menambah wawasan serta memberikan informasi bagi masyarakat umum yang membacanya. Diharapkan dengan membacanya, masyarakat peduli terhadap keadilan dan mengutamakan kepentingan bersama.

C.   Rumusan Masalah

1.      Apa yang di maksud dengan harapan
2.      Apa Sebab Manusia Mempunyai Harapan
3.      Apa yang di makskud dengan Kepercayaan






BAB II
ISI


A.    Pengertian Harapan

        Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan – pesan kepada ahli warisnya.Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing – masing. Misalnya, Budi hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan terkadang akan berakibat menjadi tertawaan orang banyak seperti pribahasa “Si pungguk merindukan bulan”, walaupun tidak ada yang tidak mungkin didunia ini bila Tuhan berkehandak. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan dapat terwujud, maka diperlukan usaha dengan sungguh – sungguh, berdoa dan pada akhirnya bertawakal agar harapan itu dapat terwujud.



B.     Sebab Manusia Mempunyai Harapan

         Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu interaksi hidup, yakni ditengah suatu keluarga atau sebagai anggota masyarakat. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari interaksi hidup. Ditengah – tengah yang lainnya, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik / jasmani maupun mental / spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup berinteraksi dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

1.      Dorongan kodrat, ialah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.

2.      Dorongan kebutuhan hidup, sudah kodratnya bahwa manusia mempunyai bermacam – macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besarnya dapat dibedakan atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.



C.    Kepercayaan

        Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Ada jenis pengetahuan yang dimilik seseorang, bukan karena merupakan hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karma orang lain itu dapat dipercaya. Yang diselidiki bukan lagi masalahnya, melainkan orang yang memberitahukan itu dapat dipercaya atau tidak. Pengetahuan yang diterima dari orang lain atas kewibawaannya itu disebut kepercayaan. Makin besar kewibawaan yang memberitahu mengenai pengetahuan itu makin besar kepercayaan.




 
BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan


Harapan berasal dan kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Harapan bukan hanya terucap dari mulut saja melain dan dengan usaha dan doa, tanpa usaha dan doa pasti harapan terbuang dengan sia-sia. Harapan juga, harus dibarengi oleh rasa optimis karena optimis adalah factor mengharapkan sesuatu yang terbaik dari situasi tertentu.
 
 
 
 
 
 
 
REFERENSI



1.      http://saifulanwarbn.blogspot.co.id/2015/01/tugas-ilmu-budaya-dasar-BAB11.html
2.      https://sugiartiika.wordpress.com/2013/11/25/67/
3.      http://bellawardani.blogspot.co.id/2012/10/manusia-dan-harapan.html
4.      https://harun37.wordpress.com/2010/10/21/manusia-dan-harapan-kelompok/