Minggu, 27 Maret 2016

GENRE MANGA



GENRE MANGA

Ada yang suka jepang ? pasti adalah ya :D , apa sih yang bikin jepang terkenal ? pohon sakura , shusi , anime , dan masih banyak lagi deh . tapi kalau menurut mimin yang paling oke itu ya animenya ( karna suka anime komik dll ) kalau di jepang orang yang suka  anime , komik ( manga )itu di sebut otaku . mimin jadi suka anime pake banget itu semenjak kelas 10 atau 1 sma . suka komik sama anime itu awalnya gara-gara komik naruto . menurut mimin itu bagus banget , actionnya , plotnya , gambarnya yahh mungkin sebenernya emang mimin suka yang ada berantem-berantemnya apalagi yang ada yakuza nya :3 . dari naruto itu jadi menjalar deh ke komik-komik lain yang ada shoujonya , supernatural ,shounen . Ngomong-ngomong  sudah tau belum arti genre-genre di atas , nah kalau belum tau mimin kasi tau nih  , okee cekidooot :

·         Action
Berfokus pada pertarungan , Pertempuran dan Perkelahian Fisik. Pembelaan Diri , pertarungan senjata dan Lebih interaktif melauli gerakan gerakan tubuh. atau segala Hal yang mengandung Aksi .Contoh : Naruto

·         Adventure
Dimana sebuah Anime or Manga yang menceritakan sebuah Petualangan yang melibatkan resiko ataupun yang menarik. Contoh : Tales Of Demon And  God


·         Drama
 Cerita Kehidupan sehari hari yang bersifat Fiksi .Contoh : Clannad & Clannad AS

·         Romance
Bercerita mengenai Kisah Kisah Romantis atau tentang percintaan . berisi komplikasi kisah cinta antar laki laki dan perempuan juga memiliki tingkatan yang lebih tinggi dalam dalam perkembangan karakter dan emosional .  Contoh : Kaichou wa Maid sama , Sukite linayo , Tonari No Kaibutsu , Sakuraso no pet na kanojo

·         Comedy
Berisi Humor Humor atau Hal Lucu yang biasanya kita Lihat pada suatu karakter di kehidupan sehari hari baik secara di sengaja maupun karena kepolosan mereka atau bisa jadi karena Ke BAKA-an karakter tersebut.  jenis ini biasanya berhubungan erat dengan Romance .Contoh : Date A Live , Tamako Market  , Ore No Kanojo , Boku wa Tomodachi

·         Game Based
Anime yang diangkat dari kartu maupun papan permainan  dan terkadang dari suatu game yang terkenal . Contoh : Yu gi Oh , SAO , Hikaru No Go dan seterusnya

·         Horror \Occult \ Dark
Cerita Cerita yang menyeramkan yang menggunakan tema Lebih gelap atau supernatural.  Contoh : Another , Vampire Knight , Ghost Hunt

·         Mysteri
Biasanya Anime yang Bergenre ini menceritakan kisah tentang seorang atau sekelompok detektif yang memecahkan suatu Masalah baik itu pembunuhan , kecelakaan atau bahkan kehilangan barang | Contoh : Detektif Conan , Cuticle detektif Inaba

·         Fantasy
Anime Fiksi mengenai Kehidupan yang tidak Real atau Tidak Asli\Nyata | Contoh : Fate\stay Night

·         School Life
Bercerita mengenai kehidupan remaja di sekolah nya yang berisi komplikasi komplikasi masalah yang ada di dalamnya dan juga kehidupan sehari hari mereka | Contoh : Yahari Oreno , Ore no Kanojo , Vampire Knight Guilty , School Days , Special A

·         Sci-Fi [Science Fiction]
Sebuah Genre Fiksi yang cenderung pada benda benda Khayalan yang ada di masa depan | Contoh : Accel Word , Robotic Notes , Psycho Pass


·         Slice Of Life
istilah yang mengacu pada kehidupan nyata atau Perubahan dari kehidupan biasa menjadi kehidupan yang tidak Biasa | contoh : Tamako Market , Ano Hi Mita Hana , Seto no Hanayome


·         Supernatural
Anime supernatural biasanya berisi cerita cerita mistis dan menggunakan tema lebih gelap , dan tokohnya mempunyai kekuatan kekuatan supernatural atau mistis  | Contoh :  Code breaker , K , Angel beats , Ao No Exorcist , Mirai Nikki
 Yahhh itu aja dulu yahh arti genre-genrenya , yang jelas kalau baca komik inget waktu aja , jangan kaya mimin ampe diomelin mulu gara-gara baca komik terus :D.  Subete no saikai :3


 

SUMBER : 1. Diri Sendiri
                   2.http://fanfactionkorea.blogspot.co.id/2013/05/arti-setiap-genre-anime.html

Jumat, 25 Maret 2016

Tugas ISD ' WAYANG DI INDONESIA '

WAYANG DI INDONESIA

 







Disusun oleh :

Merryta Bintang Sukendar  ( 14315144 )

1TA04


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAAN
JURUSAN S1 TEKNIK SIPIL
MATAKULIAH : ILMU SOSIAL DASAR
DOSEN : EMILIANSHAH BANOWO


2016




DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR............................................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................... 3
BAB II ISI................................................................................................................... 5
BAB III PENUTUP.................................................................................................. 10
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................. 12




KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul "Masuknya Budaya Barat Ke Indonesia ". Atas dukungan moral dan materil yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada 
1.    Bapak Emilianshah  Banowo sebagai dosen Ilmu Sosal Dasar, yang memberikan kesempatan pada penulis untuk membuat makalah ini.
2.    Orang tua ku yang selalu mendukungku dan memberiku nasihat  dalam keadaan apapun.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.



Depok , 25 Maret  2016
Penulis

2






PENDAHULUAN


A.   Latar Belakang

Di zaman yang modern ini, banyak sekali budaya bangsa seperti wayang kulit yang kurang diperhatikan. Hal ini menyebabkan kreasi budaya bangsa yang menurun akibat kurangnya generasi muda yang kurang meminati budaya bangsa sendiri. Akibatnya, ada bangsa lain yang ingin memanfaatkan sekaligus melesatarikan budaya wayang kulit, bahkan mengakui budaya wayang kulit adalah budayanya, padahal wayang kulit adalah budaya asli indonesia.
Wayang kulit adalah kesenian tradisional Indonesia yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat jawa. Kesenian ini banyak ditampilkan ketika ada sebuah perhelatan seperti pesta dan sebagainya. Ternyata, wayang kulit tidak hanya dijadikan sebagai sebuah pertunjukan melainkan juga digunakan sebagai media untuk permenungan menuju roh spiritual para dewa.Wayang kulit diyakini sebagai awal dari berbagai jenis wayang yang berkembang saat ini. Wayang jenis ini terbuat dari lembaran kulit kerbau yang sudah dikeringkan sebelumnya. Wayang kulit dibentuik sedemikian rupa agar membuat geraknya menjadi dinamis.

Asal mula kesenian wayang kulit ini, tidak lepas dari sejarah wayang itu sendiri. Wayang berasal dari sebuah kalimat yang berbunyi “Ma Hyang” yang berarti berjalan menuju yang maha tinggi (bisa diartikan sebagai roh, Tuhan, ataupun Dewa). Akan tetapi, sebagian orang mengartikan bahwa wayang berasal dari bahasa jawa yang berarti bayangan.
Hal tersebut dikarenakan ketika penonton menyaksikan pertunjukan ini mereka hanya melihat bayangan yang digerakkan oleh para dalang yang juga merangkap tugas sebagai narator.
Dalang merupakan singkatan dari kata-kata ngudhal piwulang. Ngudhal berarti menyebarluaskan atau membuka dan piwulang berarti pendidikan atau ilmu.

3



Hal tersebut menegaskan bahwa posisi dalang adalah sebagai orang yang mempunyai ilmu yang lebih serta membagikannya kepada para penonton yang menyaksikan pertunjukan wayang tersebut.
Ada banyak karakter yang terdapat dalam wayang. Nah di dalam salah satu karakter yang ad di wayang Jawa hidup sebuah karakter yang disebut Punakawan.

B.   Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas dapat di rumuskan permasalahan sebagai berikut:
1.      Apakah yang di maksud dengan wayang ?
2.      Bagaimana sejarah wayang di Indonesia ?
3.      Apakah yang di maksud dengan punakawan ?

C.   Tujuan
Sesuai dengan permasalahan diatas tujuan yang dicapai dalam penelitian ini sebagai berikut:
1.      Mengetahui sejarah wayang di Indonesia
2.      Mengetahui apa itu wayang
3.      Mengenal salah satu kebudayaan Indonesia








4




ISI
A.        Pengertian Wayang
Wayang adalah sebuah seni pertunjukkan Indonesia yang berkembang pesat dan telah diakui dunia karena keunikan yang dimilikinya. Sama seperti Batik, UNESCO pada 7 November 2003 juga telah menobatkan wayang sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur asli Indonesia. Seni pertunjukan wayang sendiri disukai oleh semua lapisan masyarakat. Bukan hanya di Jawa, kini wayang juga akrab dan sering disajikan di acara-acara sakral di seluruh dunia.
Dalam bahasa Jawa, kata wayang berarti “bayangan”.  Jika ditinjau dari arti filsafatnya, “wayang” dapat diartikan sebagai bayangan atau merupakan pencerminan dari sifat-sifat yang ada dari dalam jiwa manusia.  Sifat-sifat yang dimaksud antara lain seperti watak angkara murka, kebajikan, serakah, dan lain sebagainya.
Wayang dimainkan oleh seorang dalang yang dibantu oleh beberapa orang penabuh gamelan dan satu atau dua orang waranggana sebagai vokalisnya.  Fungsi dalang di sini adalah mengatur jalannya pertunjukan secara keseluruhan.  Dalang memimpin semua komponen pertunjukan untuk luluh dalam alur ceritera yang disajikan.
Ragam Wayang : Mengenai jenis wayang yang dikenal oleh masyarakat Jawa, ternyata ada beberapa jenis wayang, meliputi ;  Wayang Kulit (Purwa), Wayang Klithik, Wayang Golek, Wayang Beber, Wayang Orang dan Wayang Suket.



5


B.       Sejarah Wayang di indonesia
Wayang merupakan suatu bentuk karya seni budaya yang adiluhur dan sarat dengan kandungan nilai falsafah dan merupakan peninggalan asli milik bangsa Indonesia. UNESCO sendiri sudah menetapkan wayang sebagai warisan pusaka dunia yang berasal dari Indonesia pada tanggal 7 November 2003 lalu. Wayang berasal dari kata “Wayangan” yang memiliki makna sebuah penggambaran wujud tokoh serta cerita agar bisa tergambar dengan jelas dalam batin si penggambar karena wujud aslinya telah hilang.
Wayang adalah kebudayaan tertua dan asli dari Indonesia. Pertunjukkannya sendiri sudah dikenal di Indonesia sejak zaman Neolitikum atau sekitar tahun 1500 SM, jauh sebelum kedatangan orang-orang Hindu. Prasasti tertua yang memberikan informasi tentang pewayangan di Indonesia berasal dari prasasti pada masa pemerintahan Raja Airlangga, yakni pada abad ke-10 Masehi. Awalnya, wayang merupakan suatu bentuk bagian dari kegiatan menyembah Sang Hyang dan biasa dilakukan pada saat masa panen maupun masa bercocok tanam yang dilakukan dalam bentuk upacara Ruwatan, Tingkeban maupun Merti Desa dengan harapan agar panen berhasil maupun agar terhindar dari segala bentuk macam musibah. Baru pada tahun 898-910 Masehi, wayang sudah menjadi wayang purwa, namun masih mempunyai fungsi yang sama yakni ditujukan untuk menyembang Sang Hyang. Kemudian pada prosesnya, seni budaya wayang ini semakin dikembangkan pada zaman masuknya agama Hindu, hingga terjadi pembaharuan lagi pada zaman masuknya agama Islam di Indonesia.
Kebudayaan wayang di Indonesia memang sudah banyak diteliti oleh para cendekiawan dan budayawan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Terdapat persamaan pendapat, namun tidak sedikit juga yang berbeda pendapat. Walaupun begitu, semuanya sependapat bahwa wayang di Indonesia sudah ada dan berkembang di Indonesia sejak zaman kuno, yakni sekitar tahun 1500 SM, jauh sebelum agama dan budaya luar masuk ke Indonesia. Jadi wayang dalam bentuknya yang masih sangat sederhana merupakan budaya asli dari Indonesia dimana pada prosesnya budaya ini semakin berkembang setelah bersentuhan dengan unsur-unsur lain sehingga wujud beserta isinya seperti yang kita ketahui saat ini.
6




Tidak dapat dipungkiri bahwa sebuah seni budaya akan selalu berubah dan berkembang mengikuti perubahan zaman. Wayang yang ada saat ini berbeda dengan wayang yang ada di masa lalu dan bisa jadi juga wayang di masa depan akan berubah sesuai zamannya. Namun perubahan seni budaya wayang ini tetap tidak berpengaruh pada jati dirinya yang telah tertanam dalam sejarah wayang itu sendiri karena wayang telah memiliki landasan utama yang sangat kokoh. Landasan utama itu terdiri dari tiga, yaitu adalah sifat Hamot: kemampuan dan keterbukaan budaya ini untuk menerima pengaruh dan masukan dari dalam maupun luar, Hamong: kemampuan untuk menyaring unsur-unsur baru tersebut sesuai dengan nilai-nilai wayang yang ada, dan Hamemangkat: kemampuan mengangkat suatu nilai menjadi nilai baru yang sesuai dengan nilai-nilai wayang  sehingga menyebabkannya memiliki daya tahan serta daya kembang wayang yang mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.
C.        Pengertian Punakawan
Punakawan adalah karakter yang unik dan khas dalam pewayangan Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan.Karakternya memuat bermacam-macam peran seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritis sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan.
Semar, Gareng Petruk, Bagong. Karakter Punakawan ini memang tidak ada dalam versi asli mitologi Hindu epik Mahabarata dari India. Punakawan adalah modifikasi atas sistem penyebaran ajaran-ajaran Islam oleh Sunan Kalijogo dalam sejarah penyebarannya di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Walaupun sebenarnya pendapat ini pun masih diperdebatkan oleh banyak pihak.Jika melihat ke biografi karakter-karakter Punakawan, mereka asalnya adalah orang-orang yang menjalani metamorfosis (perubahan karakter yang berangsur-angsur) hingga menjadi sosok yang sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa.

7



·         Semar ( Sang Bapak )
Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. Semar disegani oleh kawan maupun lawan, karena Semar adalah perwujudan Sang Hyang Ismaya yang menjadi manusia. Ismaya adalah simbol dewa yang menjadi manusia karena keinginannya menguasai dunia, berbeda dengan Manikmaya yang hanya patuh atau sebaliknya Sang Hyang Antaga yang memiliki keinginan sama dengan Sang Hyang Ismaya. Setelah Sang Hyang Ismaya menjadi manusia yang buruk dan bertubuh gendut maka berjalanlah ke bumi memenuhin tugasnya mengabdi pada satria yang menegakkan keadilan dan memerangi angkara murka.
·         Gareng ( Hati yang tidak boleh kering )
Gareng adalah anak pertama Semar. Gareng konon berasal dari batang kayu kering, kemudian dijadikan Semar yang merasa kesepian di bumi menjadi anaknya . Nalagareng adalah seorang yang tak pandai bicara, apa yang dikatakannya kedang-kadang serba salah , tetapi dia sangat lucu dan menggelikan.Ia pernah menjadi raja di Paranggumiwang dan bernama Pandubergola.  Ia diangkat sebagai raja atas nama Dewi Subadra, bahkan ia sangat sakti dan hanya bisa dikalahkan oleh Petruk
·         Petruk ( Kecerdasan yang rendah hati )
Petruk adalah anak kedua Semar. Petruk berasal dari jin atau genderuwo yaitu mahluk halus yang nakal dan cerdas. Petruk memiliki peran yang cukup menonjol di samping cara berbicaranya seperti satria,. Beda dengan Gareng atau Bagong yang disengaukan oleh Sang Dalang, maka Petruk berbicara lantang dan terkadang kelewat berani.Lakon yang digemari adalah Petruk jadi Ratu. Dalam lakon ini Petruk mendapat kesempatan menemukan pusaka " Jamus Kalimasada " milik Prabu Darmakusuma atau Puntadewa yang meninggalkan pemiliknya karena sang pemilik meninggalkan amalan-amalan yang menjadi syaratnya. Amalan pertama, sang pemilik harus memiliki iman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, percaya kepada Rasul-Nya, ketiga percaya pada malaikat-nya, Empat Kitab-Nya, dan terakhir beriman pada Qadha dan Qadar.
8
·         Bagong ( Bayangan Semar ) 
Bagong adalah punakawan Jawa. Dalam wayang Sunda dikenal nama Cepot. Bagong adalah anak bungsu Semar atau punakawan ke 4. Dalam cerita pewayangan, Bagong adalah tokoh yang diciptakan dari bayangan Semar. Bagong bertumbuh tambun gemuk seperti halnya Semar. Namun seperti anak-anak semar yang lain, Bagong juga suka bercanda bahkan saat menghadapi persoalan yang teramat serius selain itu bagong juga memiliki sifat lancang dan suka berlagak bodoh Bagog berarti bayangan semar. Alkisah ketika diturunkan ke dunia, Dewa bersabda kepada semar bahwa bayangannya lah yang akan menjadi temannya. Seketika itu juga bayangannya berubah wujud menjadi bagong .









9


BAB III
PENUTUP

A.   Kesimpulan
Wayang  adalah kesenian indonesia khas jawa yang dipertunjukkan lewat sebuah layar yang disoroti oleh lampu, dan cara melihatnya melalui bayang – bayangnya. Wayang ada yang terbuat dari kulit binatang, dan kayu. Fungsi wayang sangat sentral, selain sebagai media hiburan, wayang juga berperan dalam penyebaran agama islam pada masa wali songo yang disebarkan oleh sunan kali jaga.  Dalam pertunjukan wayang banyak nilai – nilai moral dan pendidikan yang disisipkan dalang, sebagai pembelajaran bagi penonton. Namun adanya perkembangan zaman yang semakin modern, banyak generasi muda yang lebih menyukai budaya luar yang lebih modern, dari pada budaya wayang kulit yang terlihat kuno. Selain karena perkembangan zaman yang mulai menggeser kedudukan wayang, ada beberapa faktor penyebab wayang kulit itu hampir punah dalam kehidupan sosial, penyebabnya antara lain: karena durasi wayang yang terlalu lama, pengemasan wayang kulit yang monoton, bahasa yang sulit dipahami karena menggunakan bahasa krama inggil dan banyaknya alternatif hiburan lain yang lebih praktis.

B.   Saran
Indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan dari barat hingga timur. Dengan banyaknya kebudayaan yang dimiliki, sepatutnya masyarakat Indonesia menjaga apa yang telah dijaga selama beberapa generasi. Makna menjaga, tidak hanya sekadar menaruh berbagai bentuk kebudayaan, terutama wayang, di dalam museum. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga eksistensi kebudayaan yang kita miliki sehingga seluruh masyarakat Indonesia,
10






bahkan dunia, mengenal bahwa Indonesia memiliki kebudayaan yang dimaksud. Apalagi wayang, sebagai salah satu kebudayaan asli Indonesia, memiliki nilai-nilai kehidupan pada setiap pertunjukannya. Hal ini sekaligus dapat mendidik masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan.













11







DAFTAR PUSTAKA














12