Sabtu, 07 Mei 2016

SELINGKUH

SELINGKUH

Apa sih selingkuh itu ? kenapa ada orang yang menikah lalu selingkuh ? kenapa samapai tega melakukan perselingkuhan dan menyakiti satu sama lain. padahal waktu mereka menikah sama-sama mengucapkan janji suci untuk hidup semati .terkadang dari pihak perempuannya yang berselingkuh , terkadang pula dari pihak laki-lakinya yang berselingkuh .

sebenarnya apa sih manfaat dari selingkuh itu ??? apakah merasa tertangtang karena sudah memiliki keluarga lalu mencoba-coba untuk bermain dgn perempuan/laki-laki lain ? . atau ada penyebabnya ??. penyebab yang biasanya terjadi perselingkuhan yg di lakukan pria/wanita dalam rumah tangga adalah :


1. Bosan
2. tidak di nafkahi lahir dan batin
3. tidak mendapatkan perlakuan yang baik
4. Bosan dengan penampilan istri/suami yang itu-itu saja.
5. atau yang lainnya


jika salah satu dari pasangan yang sudah melakukan  perselingkuhan  dan ternyata ketahuan oleh suami/istri/anak , pasti panik , pasti berusaha untuk menutupi-menutupi , dan menyelesaikan masalahnya secara baik-baik . tapi bagaimana dengan org yg sudah melakukan perselingkuhan sekali lalu ketahuan dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi tiba-tiba beberapa tahun kemudian mengulanginya lagi ?. apakah suami/istri tersebut tidak memikirkan anak mereka , bagaimana statement mental anak mereka , bagaimana dengan kondisi psikologis mereka , bagaimana sikap mereka setelah mengetahui bahwa orangtua mereka bertengkar karna salah satu dari merekamelakukan perselingkuhan .

maka dari itu bagi para orang tua yang sudah mempunyai anak atau belum - pikirkanlah matang-matang apa yang akan terjadi jika salah satu dari kalian ( orangtua ) melakuakan perselingkuhan. saya sebagai seorang anak pun sedih jika salah satu orang tua saya melakuyakan perselingkuhan.

KERETAKAN RUMAH TANGGA

KERETAKAN RUMAH TANGGA

Retaknya rumah tangga ada beberapa farto , namun faktor keretakan rumah tangga di bawah ini , belum seutuhnya alasan-alasan terjadinya keretakab rumah tangga.



Suka mengkritik satu sama lain
Anda atau pasangan tergolong orang yang egois? Apakah kalian terlalu gengsi untuk minta maaf ketika salah? Jika ya, hal itu lambat-laun akan membunuh keharmonisan dalam pernikahan kalian. Bahkan masalah sepele sekalipun bisa menjadi sesuatu yang rumit untuk dipecahkan, karena kalian tidak ada yang mau mengalah.
Ragu padanya
Anda masih menaruh curiga pada pasangan Anda? Anda tidak sepenuhnya percaya padanya? Jika ya, kenapa Anda mau menikahinya? Sebab, suatu pernikahan juga dibangun di atas rasa saling percaya. Jadi, berhentilah mencurigai pasangan Anda, karena itu akan membuatnya merasa tidak nyaman.
Tidak intim lagi
Intim bukan hanya tentang seks, tetapi juga tentang hal-hal manis seperti kecupan singkat di dahi, saling memberi kejutan dan sikap sayang yang Anda tunjukkan padanya. Namun, seks juga menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan, sebab ketidakpuasan seks bisa memicu keretakan rumah tangga.
Mengabaikan masalah
Berusaha mengalihkan perhatian dari masalah pernikahan hanya akan membuat itu jadi semakin rumit. Ketidakmauan Anda untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga juga menjadi tanda bahwa Anda atau dia tidak lagi mencintai satu sama lain.
Orang tua ikut campur
Berhentilah merengek pada orang tua dan selesaikan masalah kalian sendiri. Campur tangan orang tua hanya akan membuat masalah jadi semakin rumit dan itu malah akan memperburuk masalah dalam pernikahan Anda. Jika orang tua terkesan selalu ingin ikut campur dalam pernikahan Anda, jelaskan pada mereka bahwa Anda dan pasangan memiliki hak untuk menyelesaikan masalah itu berdua. Namun ingat, katakan itu secara baik dan tetaplah bersikap sopan.
- See more at: http://orb.web.id/inilah-6-hal-yang-memicu-keretakan-rumah-tangga.html#sthash.1y90GkIF.dpuf



1. Suka mengkritik satu sama lain
Anda atau pasangan tergolong orang yang egois? Apakah kalian terlalu gengsi untuk minta maaf ketika salah? Jika ya, hal itu lambat-laun akan membunuh keharmonisan dalam pernikahan kalian. Bahkan masalah sepele sekalipun bisa menjadi sesuatu yang rumit untuk dipecahkan, karena kalian tidak ada yang mau mengalah.

2. Ragu padanya
Anda masih menaruh curiga pada pasangan Anda? Anda tidak sepenuhnya percaya padanya? Jika ya, kenapa Anda mau menikahinya? Sebab, suatu pernikahan juga dibangun di atas rasa saling percaya. Jadi, berhentilah mencurigai pasangan Anda, karena itu akan membuatnya merasa tidak nyaman.

2. Tidak intim lagi
Intim bukan hanya tentang seks, tetapi juga tentang hal-hal manis seperti kecupan singkat di dahi, saling memberi kejutan dan sikap sayang yang Anda tunjukkan padanya. Namun, seks juga menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan, sebab ketidakpuasan seks bisa memicu keretakan rumah tangga.

3. Mengabaikan masalah
Berusaha mengalihkan perhatian dari masalah pernikahan hanya akan membuat itu jadi semakin rumit. Ketidakmauan Anda untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga juga menjadi tanda bahwa Anda atau dia tidak lagi mencintai satu sama lain.

4. Orang tua ikut campur
Berhentilah merengek pada orang tua dan selesaikan masalah kalian sendiri. Campur tangan orang tua hanya akan membuat masalah jadi semakin rumit dan itu malah akan memperburuk masalah dalam pernikahan Anda. Jika orang tua terkesan selalu ingin ikut campur dalam pernikahan Anda, jelaskan pada mereka bahwa Anda dan pasangan memiliki hak untuk menyelesaikan masalah itu berdua. Namun ingat, katakan itu secara baik dan tetaplah bersikap sopan. tangga.

Suka mengkritik satu sama lain
Anda atau pasangan tergolong orang yang egois? Apakah kalian terlalu gengsi untuk minta maaf ketika salah? Jika ya, hal itu lambat-laun akan membunuh keharmonisan dalam pernikahan kalian. Bahkan masalah sepele sekalipun bisa menjadi sesuatu yang rumit untuk dipecahkan, karena kalian tidak ada yang mau mengalah.
Ragu padanya
Anda masih menaruh curiga pada pasangan Anda? Anda tidak sepenuhnya percaya padanya? Jika ya, kenapa Anda mau menikahinya? Sebab, suatu pernikahan juga dibangun di atas rasa saling percaya. Jadi, berhentilah mencurigai pasangan Anda, karena itu akan membuatnya merasa tidak nyaman.
Tidak intim lagi
Intim bukan hanya tentang seks, tetapi juga tentang hal-hal manis seperti kecupan singkat di dahi, saling memberi kejutan dan sikap sayang yang Anda tunjukkan padanya. Namun, seks juga menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan, sebab ketidakpuasan seks bisa memicu keretakan rumah tangga.
Mengabaikan masalah
Berusaha mengalihkan perhatian dari masalah pernikahan hanya akan membuat itu jadi semakin rumit. Ketidakmauan Anda untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga juga menjadi tanda bahwa Anda atau dia tidak lagi mencintai satu sama lain.
Orang tua ikut campur
Berhentilah merengek pada orang tua dan selesaikan masalah kalian sendiri. Campur tangan orang tua hanya akan membuat masalah jadi semakin rumit dan itu malah akan memperburuk masalah dalam pernikahan Anda. Jika orang tua terkesan selalu ingin ikut campur dalam pernikahan Anda, jelaskan pada mereka bahwa Anda dan pasangan memiliki hak untuk menyelesaikan masalah itu berdua. Namun ingat, katakan itu secara baik dan tetaplah bersikap sopan.
- See more at: http://orb.web.id/inilah-6-hal-yang-memicu-keretakan-rumah-tangga.html#sthash.1y90GkIF.dpuf

dari hasil keretakan rumkah tangga  yang paling berpengaruh terkena dampaknya adalah seorang anak. anak akan menjadi sasaran orang tua , walau pun secara tak langsung orang tua menyalahnyakan mereka , ada sebagian orang tua yang berusaha mempertahankan rumah tangganya demi anaknya. maka dari itu bagi orang tua , atau bagi para mas-mas/mba-mba yang ingin menikah pikirkanlah baik-baik secara matang apakah yang akan anda lakukan.

Tugas ISD ' MANUSIA DAN KEADILAN '



MAKALAH
" MANUSIA DAN KEADILAN "















Disusun oleh :

Merryta Bintang Sukendar  ( 14315144 )


Kelas          :  1TA04






FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAAN
JURUSAN S1 TEKNIK SIPIL
MATAKULIAH : ILMU SOSIAL DASAR
DOSEN : EMILIANSYAH BANOWO




UNIVERSITAS GUNADARMA

2016









KATA PENGANTAR




Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang bertema “ manusia dan keadilan “ dukungan moral dan materil yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada

1.      Bapak Emiliansyah Banowo sebagai dosen Ilmu Sosal Dasar, yang memberikan kesempatan pada penulis untuk membuat makalah ini.
2.       
3.      Orang tua ku yang selalu mendukungku dan memberiku nasihat  dalam keadaan apapun.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.









Penulis






BAB I
PEMBAHASAN
A.      Latar Belakang
Di dalam kehidupan, semua orang pasti memerlukan keadilan dimanapun dan kapanpun. Namun tidak semua orang melakukan keadilan. Banyak orang yang tidak peduli akan keadilan. Di zaman ini keadilan merupakan sesuatu yang langka dan jarang ditemui. Keadilan tersebut disingkirkan oleh sifat egois yang dimiliki oleh seseorang. Adil menurut seseorang belum tentu adil untuk orang lain. Rendahnya kesadaran akan keadilan menimbulkan kesengsaraan bagi orang lain.Namun, ada kalanya seseorang merasa bahwa ia tidak pernah mendapatkan keadilan. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dia sudah mendapatkan keadilan. Oleh karena itu, di dalam makalah ini saya akan menjelaskan lebih luas mengenai keadilan.
Sebagai mana kita ketahui bahwa di Negara kita masih terdapat disana sini ketidak adilan, baik ditataran pemerintahan, masyarakat dan disekitar kita, Ini terjadi baik karena kesengajaan atau tidak sengaja ini menunjukkan rendahnya kesadaran manusia akan keadilan atau berbuat adil terhadap sesama manusia atau dengan sesama makhluk Hidup. Seandainya di negara kita terjadi pemerataan keadilan maka saya yakin tidak tidak akan terjadi perotes yang disertai kekerasan, kemiskinan yang bekepanjangan, peranpokan, kelaparan, gizi buruk dll. Mengapa hal diatas terjadi karena konsep keadilan yang tidak diterapkan secara benar, atau bisa kita katakan keadilan hanya milik orang kaya dan penguasa. Di zaman sekarang keadilan dapat ditukar dengan uang dan keadilan dapat dibeli oleh orang kaya. Dari latar diatas  penulis akan mencoba untuk memberikan sebuah konsep keadilan sehingga diharapkan nantinya dapat meminimalisi ketidak adilan yang terjadi di Indonesia.

B.      Tujuan
Tujuan utama penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas ilmu budaya dasar. Selain itu saya juga ingin menambah wawasan serta memberikan informasi bagi masyarakat umum yang membacanya. Diharapkan dengan membacanya, masyarakat peduli terhadap keadilan dan mengutamakan kepentingan bersama.

C. Rumusan Masalah
1.   Apa itu arti keadilan dan macam-macamnya ?
2.      Apa itu arti dari kecurangan dan faktor apa yang menimbulkan kecurangan itu ? 











BAB II
ISI

1.       KEADILAN DAN MACAM-MACAMNYA

A.      Pengertian Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut kamus umum bahasa indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta, kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Sedangkan menurut istilah keadilan adalah  pengakuan dan perlakukan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Menurut Aristoteles  keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia, kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. . Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

B.      Keadilan Sosial
Bung Hatta dalam uraiannya mengenai sila “keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia” menulis sebagai berikut “keadilan social adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur.” Selanjutnya diuraikan bahwa para pemimpin Indonesia yang menyusun UUD 45 percaya bahwa cita-cita keadilan social dalam bidang ekonomi adalah dapat mencapai kemakmuran yang merata.

C.      Macam – macam Keadilan
a). Keadilan individual, adalah keadilan yang bergantung pada kehendak baik atau buruk masing-masing individu
b).   Keadilan sosial, adalah keadilan yang pelaksanaanya bergantung pada struktur –struktur itu terdapat dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan ideologi.
c).    Keadilan legal (keadilan moral)
terwujud bila setiap anggota dalam masyarakat melakukan fungsinya dengan baik menurut kemampuannya atau jeadilan terwujud bila setiap orang melaksanakanpekerjaanya menurut sifat dasarnya yang paling cocok


2.       ARTI KECURANGAN DAN FAKTOR PENYEBABNYA
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur.
Faktor Pemicu Kecurangan Terdapat empat faktor pendorong seseorang untuk melakukan kecurangan,
yang disebut juga dengan teori GONE, yaitu:
1.      Greed (keserakahan)
2.      Opportunity (kesempatan)
3.      Need (kebutuhan)
4.      Exposure (pengungkapan)

3.       KASUS KETIDAKADILAN DALAM MASYARAKAT
Contoh kasusnya yaitu kasus tabrakan, orang biasa ditahan dan anak mentri tidak di tahan.
Nama Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa mendadak terkenal setelah menabrak dua orang dalam sebuah kecelakaan mobil hingga tewas. Anak Menteri Koordinantor Bidang Perekonomian Hatta Rajasa itu pun dijerat Pasal 283, Pasal 287 serta Pasal 310 UU Lalu lintas dan Angkutan Jalan Hanya saja begitu sampai pengadilan, Rasyid hanya dikenakan pasal 310 tentang kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan orang meninggal dunia.









BAB III
PENUTUP


A.      Kesimpulan
Dari uraian diatas jelas sudah pembahasan mengenai manusia dan keadilan. Dimana manusia adalah makhluk yang diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya dan dalam bentuk yang berpasang pasangan. Dimana manusia ada yang baik juga ada yang jelek, ada yang pandai juga ada yang bodoh , dll. Ini semua merupakan suatu konsep keadilan yang hakiki secara kodrat tuhan. Keadilan menurut para pandangan tokoh yaitu keadilan yang sama rata sama rasa dan terpenuhinya semua hak-hak manusia.
Hubungannya dengan manusia adalah hubungan yang sangat erat sekali yang tidak dapat dipisahkan dengan apa pun. Manusia tanpa keadilan maka kehidupannya tidak akan tentran. Karena unsur pertama dari kehidupan adalah keadilan. Karena keadilan memberikan suatu perdamaian dan persatuan dikalangan manusia.





REFERENSI


4.       http://anamalabinsamudi.blogspot.co.id/2015/04/makalah-manusia-dan-keadilan.html